Rendang yang enak berawal dari daging
yang kualitasnya bagus dan segar, santan kental nan gurih dari kelapa
tua, serta racikan bumbu yang pas. Selain itu kita juga harus memasaknya
dengan teknik yang benar.
Yuk kita pelajari tips membuat rendang agar
rasanya sedap dan teksturnya pas.
1. Pemilihan Daging
Daging yang cocok dibuat rendang adalah daging gandik. Daging ini teksturnya padat sehingga tidak hancur oleh proses masak yang lama. Namun bila suka tekstur yang lembut, daging sengkel bisa jadi pilihan. Pastikan daging yang segar, berwarna merah tua, tidak bau, dan kenyal.
Daging yang cocok dibuat rendang adalah daging gandik. Daging ini teksturnya padat sehingga tidak hancur oleh proses masak yang lama. Namun bila suka tekstur yang lembut, daging sengkel bisa jadi pilihan. Pastikan daging yang segar, berwarna merah tua, tidak bau, dan kenyal.
2. Pemotongan Daging
Daging rendang sebaiknya dipotong kotak agak tebal agar bentuknya tetap bagus usai direbus. Perhitungkan juga ukurannya setelah menyusut supaya tetap “pantas” disajikan.
Daging rendang sebaiknya dipotong kotak agak tebal agar bentuknya tetap bagus usai direbus. Perhitungkan juga ukurannya setelah menyusut supaya tetap “pantas” disajikan.
3. Pengolahan Daging
Rendang yang enak harus berani bumbu, apalagi kalau ingin rendang yang banyak bumbu / dedaknya. Santan dan kemiri dalam jumlah banyak akan menghasilkan rendang dengan banyak dedak. Agar daging segar berair, masukkan daging setelah santan mendidih. Di awal perebusan, gunakan santan encer. Gunakan api sedang sampai daging setengah matang. Setelah itu kecilkan api dan rebus sampai lama. Agar bumbu meresap dibutuhkan waktu perebusan minimal 4 jam. Ketika santan encer sudah mengering, masukkan santan kental. Jika menggunakam daun jeruk, masukkan di akhir perebusan. Bila daging sudah empuk, jangan mengaduknya kembali. Gunakan punggung sendok kayu. Dorong dorong daging supaya tidak hangus.
Rendang yang enak harus berani bumbu, apalagi kalau ingin rendang yang banyak bumbu / dedaknya. Santan dan kemiri dalam jumlah banyak akan menghasilkan rendang dengan banyak dedak. Agar daging segar berair, masukkan daging setelah santan mendidih. Di awal perebusan, gunakan santan encer. Gunakan api sedang sampai daging setengah matang. Setelah itu kecilkan api dan rebus sampai lama. Agar bumbu meresap dibutuhkan waktu perebusan minimal 4 jam. Ketika santan encer sudah mengering, masukkan santan kental. Jika menggunakam daun jeruk, masukkan di akhir perebusan. Bila daging sudah empuk, jangan mengaduknya kembali. Gunakan punggung sendok kayu. Dorong dorong daging supaya tidak hangus.
4. Menyelesaikan Perebusan
Rendang original bertekstur kering, namun bisa juga dibuat bertekstur basah atau disebut kalio. Bila menghendaki rendang bertekstur basah, perebusan bisa dihentikan ketika kuah kental dan minyak yang keluar sudah banyak. Bila ingin kering, teruskan memasak hingga kering betul. Agar daging tak sampai hancur kita bisa keluarkan dulu dan tiriskan dagingnya.
Rendang original bertekstur kering, namun bisa juga dibuat bertekstur basah atau disebut kalio. Bila menghendaki rendang bertekstur basah, perebusan bisa dihentikan ketika kuah kental dan minyak yang keluar sudah banyak. Bila ingin kering, teruskan memasak hingga kering betul. Agar daging tak sampai hancur kita bisa keluarkan dulu dan tiriskan dagingnya.
Anda menyukai informasi ini? Berikan LIKE, KOMENTAR, dan Bagikan kepada
orang yang Anda sayangi. Salam sehat selalu! Terimakasih
orang yang Anda sayangi. Salam sehat selalu! Terimakasih

0 Komentar untuk "Tips Memasak Rendang "